Kolaborasi UGM–UMPSA Perkuat Pendidikan Global dan Pengabdian Masyarakat Lintas Negara

Dalam rangka memperkuat jejaring internasional, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM menjalin kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di dunia, salah satunya dengan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) Malaysia. Penandatanganan kerja sama antara DTMI dengan UMPSA dilaksanakan pada Senin (25/05), bertempat di Ruang Kelas M13 DTMI UGM.

Kolaborasi yang diinisiasi oleh kedua perguruan tinggi bertajuk ”Kembara Mobiliti”, dengan UMPSA menjadi penyelenggara dan bekerja sama dengan UGM, Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), serta Pemerintah Daerah (Pemda) Wonosobo. Program ini dilaksanakan di Desa Garung, Wonosobo dengan menekankan pada pembelajaran di tengah masyarakat oleh mahasiswa yang menjadi peserta dari program ini. Selain beraktivitas di Wonosobo, mahasiswa UMPSA juga beraktivitas di UGM dan UTY bersama dengan mahasiswa kedua perguruan tinggi. Di DTMI UGM, mahasiswa UMPSA diajak untuk melakukan tur laboratorium yang ada di DTMI, dengan harapan bahwa wawasan tersebut akan mendorong tercetusnya kolaborasi penelitian di masa mendatang.

Zaharatul Ajmal, perwakilan dari UMPSA menyatakan bahwa program ”Kembara Mobiliti” ini merupakan kesempatan yang baik bagi mahasiswa. ”Mahasiswa sebagai generasi muda di Indonesia dan Malaysia dapat bertukar pengalaman melalui program ini,” tuturnya. Zaharatul menambahkan bahwa UMPSA mengirim mahasiswa untuk melaksanakan program di luar negeri setiap tahun, khususnya untuk program-program yang memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. ”Terutama karena meskipun kita berbeda negara, secara kultur kita mirip (Indonesia dan Malaysia – red.),” tambahnya. Ketua DTMI UGM, Ir. Muslim Mahardika, Ph.D., menyambut baik penandatanganan kerja sama dengan UMPSA. ”Semoga ke depannya, kerja sama antara UGM dan UMPSA akan semakin erat,” tuturnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses