Dinar Teliti Metal Foam Graphene untuk Optimalkan Sistem Closed-loop Geothermal

Dinar Kurniawan, mahasiswa Program Magister Teknik Mesin, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM melaksanakan ujian proposal pada Rabu (03/09), dengan judul Studi Eksperimental Pengaruh Penggunaan Metal Foam Graphene terhadap Koefisien Perpindahan Kalor dan Fenomena Flow Boiling pada Sistem Closed-loop Geothermal tipe Koaksial Vertikal”.

Penelitian ini berangkat dari tantangan peningkatan performa perpindahan kalor dalam sistem perpipaan, yang sangat penting untuk berbagai aplikasi industri seperti heat exchanger, sistem pendinginan, hingga rekayasa energi termal. Dinar menggunakan pendekatan inovatif dengan memanfaatkan media berpori, yaitu metal foam graphene, di dalam saluran pipa.

Media berpori terbukti mampu memperluas area kontak fluida, menimbulkan gangguan aliran mikro (micromixing), dan mempercepat mekanisme perpindahan panas baik secara konduksi maupun konveksi. Penelitian ini secara khusus menganalisis peningkatan suhu fluida pada saluran outlet ditinjau dari koefisien perpindahan kalor, penurunan tekanan, serta fenomena pembentukan gelembung flow boiling pada sistem closed-loop geothermal tipe koaksial vertikal.

Eksperimen dilakukan di skala laboratorium dengan variasi porositas metal foam graphene (70% dan 90% dengan 40, 60, 80 PPI), laju aliran fluida (1, 2, 3 LPM), serta rentang heat flux 20–40 W/cm². Harapannya, penelitian ini dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai kontribusi variabel-variabel tersebut terhadap efisiensi perpindahan kalor pada sistem closed-loop geothermal.

“Penelitian ini diharapkan dapat menjadi data eksperimental penting untuk pengembangan desain sistem panas bumi sekaligus mendorong penggunaan media berpori sebagai teknologi tambahan dalam bidang energi terbarukan,” ujar Dinar.

Kontributor: Andhes Puspitalina, S.Hut.
Penyusun: Gusti Purbo Darpitojati, S.I.Kom.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses