Tim Narantaka GMAT Raih Prestasi pada Kompetisi Internasional Kibo Robot Programming Challenge ke-6 di Jepang

Gadjah Mada Aerospace Team (GMAT) Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan prestasi di kancah internasional melalui partisipasinya dalam kompetisi Kibo Robot Programming Challenge (Kibo-RPC) ke-6 yang diselenggarakan oleh Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA). Final round kompetisi ini dilaksanakan pada 28 Februari 2026 di JAXA Tsukuba Space Center, Tsukuba, Jepang, dan mempertemukan perwakilan tim terbaik dari berbagai negara yang telah lolos melalui seleksi nasional di masing-masing negara.

Tim Narantaka GMAT mewakili Indonesia setelah melalui rangkaian tahapan kompetisi yang dimulai sejak Februari 2025. Melalui proses seleksi dan pengembangan program yang panjang, tim berhasil menjadi pemenang tahap preliminary round di Indonesia dan melaju ke babak final sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia pada Kibo-RPC ke-6.

Tim Narantaka terdiri dari beberapa mahasiswa Universitas Gadjah Mada, yaitu Muflikhul Ammar (Elektronika dan Instrumentasi 2022), Nadya Fatika Sari (Teknik Industri 2022), Polikarpus Arya Pradhanika (Teknologi Informasi 2023), Muhammad Zufar Syaafi’ (Teknologi Informasi 2023), dan Rahmat Nur Panghegar (TRPL Sekolah Vokasi 2023). Kolaborasi lintas disiplin keilmuan dalam tim ini menjadi salah satu faktor penting dalam proses pengembangan program robotika yang diujikan dalam kompetisi.

Pada final internasional tersebut, Tim Narantaka berhasil meraih peringkat ke-5 pada Main Event ISS Run serta Juara ke-3 pada Side Event Simulation Run. Pencapaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing dengan berbagai tim terbaik dari negara lain dalam pengembangan teknologi robotika luar angkasa. Secara keseluruhan, Kibo-RPC ke-6 diikuti oleh 738 tim dengan total 3.082 peserta dari 13 negara/region, di mana hanya satu tim terbaik dari setiap negara yang dapat melaju ke tahap final internasional.

Selain kegiatan kompetisi, final round juga menjadi kesempatan penting bagi peserta untuk membangun jejaring internasional. Tim Narantaka berinteraksi langsung dengan peserta dari berbagai negara serta pihak JAXA, sehingga dapat bertukar pengalaman, berdiskusi mengenai strategi pengembangan program, serta memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi luar angkasa di tingkat global.

Prestasi ini tak lepas dari dukungan yang diberikan oleh Universitas Gadjah Mada dalam mendukung keikutsertaan tim pada kompetisi ini, salah satunya dari Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) yang telah memberikan berbagai bentuk dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi luar angkasa di tingkat internasional. Serta tidak terlepas juga dari arahan dan pembinaan para dosen pembina GMAT, yaitu Dr. I Made Miasa, S.T., M.Sc., Dr. Eng. Adhika Widyapraga, S.T., M. Biomed.E., Dr. Iswandi, S.T., M.Eng., Catur Atmaji, S.Si., M.Cs., serta Achmad Sulistyo Putro, S.Si., M.Cs., Ph.D., yang telah memberikan bimbingan dan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.

Ke depan, GMAT UGM berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan teknologi luar angkasa melalui berbagai riset dan kompetisi internasional. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi mahasiswa berikutnya untuk terus berinovasi, berkarya, serta membawa nama Indonesia semakin dikenal di kancah teknologi luar angkasa dunia.

Kontributor: Nadya Fatika Sari (Teknik Industri 2022, Manager Non-Technical Crew GMAT)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses