Rakan Raihan Selesaikan Tesis tentang Optimasi Lokasi Drone Battery Swapping Stations untuk Pengiriman Makanan

Pada Jumat (01/08), Rakan Raihan Ali Mohamad, mahasiswa Program Magister Teknik Industri, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, berhasil menyelesaikan Ujian Tesis yang mengangkat isu terkini dalam pengembangan teknologi logistik, khususnya layanan on-demand food delivery (ODFD). Tesis berjudul Perencanaan Lokasi Drone Battery Swapping Stations Menggunakan Data Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Memaksimalkan Service Level Pengiriman Makanan” ini ditujukan untuk menjawab tantangan efisiensi dan keberlanjutan dalam sistem pengiriman makanan. Tesis yang pengerjaannya dibimbing oleh Prof. Ir. Bertha Maya Sopha, ST., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. ini diuji oleh tim penguji beranggotakan:

  • Ir. Anna Maria Sri Asih, S.T., M.M., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.

  • Ir. Sekar Sakti, S.T., M.BA., M.Sc., Ph.D.

  • Dr.Eng. Ir. Muh Arif Wibisono, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng.

Dalam paparannya, Rakan menjelaskan bahwa meskipun layanan ODFD telah meningkatkan kenyamanan konsumen dan pertumbuhan ekonomi digital, pertumbuhan ini juga memicu peningkatan kemacetan lalu lintas, biaya transportasi, dan dampak lingkungan. Solusi yang ditawarkan adalah pemanfaatan drone sebagai alternatif kendaraan pengiriman, namun dengan keterbatasan jarak terbang sebagai tantangan utama.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Rakan mengembangkan algoritma optimasi lokasi drone battery swapping stations dengan menggunakan pendekatan Ant Colony Optimization. Studi kasus dilakukan di wilayah Ring Road Yogyakarta dengan memanfaatkan data dari OpenStreetMap dan membandingkan tiga skenario kendaraan pengiriman: drone dengan jangkauan 2 km, drone dengan jangkauan 4 km, dan sepeda motor konvensional.

Hasilnya menunjukkan bahwa model ini mampu mencakup 93,56% titik permintaan potensial, dengan waktu total pengiriman masing-masing sebesar 289 jam (drone 2 km), 199 jam (drone 4 km), dan 118 jam (motor). Penilaian dampak lingkungan dilakukan melalui tiga indikator utama, yakni Global Warming Potential (GWP), Acidification Potential (AP), dan Abiotic Depletion Potential (ADP). Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan drone dapat menurunkan dampak lingkungan secara signifikan dibandingkan motor, terutama dalam skenario jangkauan 4 km.

Penelitian ini berkontribusi dalam perencanaan fasilitas logistik berkelanjutan dan mendukung integrasi teknologi Geographic Information System (GIS) serta routing optimization dalam perancangan sistem pengiriman berbasis kendaraan tanpa emisi.

Kontributor: Maryanti, A.Md.
Penyusun: Gusti Purbo Darpitojati, S.I.Kom.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses