Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Teknik Industri (KMPTI) UGM di Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) menghadirkan kegiatan bertajuk “No Drama, Just Thesis: Crack Supervisor Styles & Control Your Stress” pada Rabu (13/05), bertempat di Ruang Kelas M1 DTMI. Acara ini dirancang untuk membekali mahasiswa jenjang Sarjana dan Pascasarjana khususnya mahasiswa DTMI dengan strategi psikologis dan akademis dalam menghadapi pengerjaan tugas akhir. Hadir dua pakar psikologi sebagai narasumber, yaitu Aisha Sekar Lazuardini Rachmanie, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Edilburga Wulan Saptandari, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog.
Sasha menyoroti bahwa hambatan tugas akhir seringkali berupa masalah psikologis, proses akademik, dan relasional. Salah satu yang ditekankan oleh Sasha adalah pentingnya memahami dinamika hubungan dengan dosen pembimbing. “Mahasiswa seharusnya tidak mencari pembimbing yang ideal, melainkan memahami pola interaksi dan mengelola ekspektasi,” paparnya. Paparan Sasha dilengkapi dengan pemaparan oleh Dr. Yayi terkait strategi akademis dan psikologis untuk melawan prokrastinasi dalam penyelesaian tugas akhir. “Sebagai strategi akademis, mahasiswa sebaiknya memecah target besar menjadi langkah-langkah kecil yang realistis, menciptakan sistem kerja tersendiri, dan membangun rutinitas harian tanpa menunggu datangnya mood atau motivasi,” tambahnya. Penyusunan target yang realistis tersebut, menurut Dr. Yayi, harus diimbangi dengan stress management sebagai strategi psikologis, seperti menerapkan teknik cognitive reframing dan emotional labelling untuk mengelola kecemasan, task-focused coping, serta recovery routine dalam bentuk self care atau self love.
Melalui acara ini, diharapkan mahasiswa dapat menyelesaikan tugas akhir dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas akademik, dan tetap menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan yang tinggi.
Kontributor: KMPTI UGM
