Mahasiswa Program Magister Teknik Mesin UGM, Dicke Joshua, melaksanakan Seminar Hasil pada Rabu (18/02), di Ruang M-10, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM. Dalam forum tersebut, Dicke memaparkan hasil penelitian tugas akhirnya yang berjudul “Pengaruh Laminasi dalam Proses Perbaikan Komposit dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infusion”.
Penelitian ini berfokus pada pengembangan strategi perbaikan material komposit jenis Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) yang banyak digunakan pada aplikasi struktur ringan, seperti industri transportasi, energi, dan manufaktur. Meskipun memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi, GFRP tetap rentan terhadap kerusakan seperti delaminasi dan patahnya serat. Oleh karena itu, pendekatan perbaikan yang efektif menjadi krusial untuk memperpanjang umur pakai struktur sekaligus menekan biaya penggantian material.
Dalam penelitiannya, Dicke mengevaluasi efektivitas berbagai model konfigurasi perbaikan laminat serta mengkaji peran penambahan Multi-Walled Carbon Nanotube (MWCNT) sebagai filler penguat dalam resin epoksi. Spesimen perbaikan difabrikasi menggunakan metode Vacuum Assisted Resin Infusion (VARI), dengan variasi serat penambal berupa glass, carbon, hybrid Kevlar-carbon, dan polyester-carbon. Penambahan MWCNT dilakukan dalam rentang 0,1–0,5 wt% untuk mengidentifikasi komposisi optimum.
Pengujian dilakukan secara komprehensif melalui uji tarik, lentur, dan kekerasan, serta karakterisasi lanjutan menggunakan Digital Image Correlation (DIC), Scanning Electron Microscopy (SEM), dan Differential Scanning Calorimetry (DSC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi perbaikan menggunakan serat carbon dan hybrid Kevlar-carbon memberikan pemulihan kekuatan tarik dan lentur tertinggi, berkat peningkatan transfer beban dan kekakuan struktur. Selain itu, penambahan MWCNT pada kadar optimum sekitar 0,3 wt% terbukti meningkatkan kualitas ikatan antarmuka dan performa mekanik. Namun, kadar yang lebih tinggi menyebabkan aglomerasi partikel yang justru menurunkan performa material.
Secara keseluruhan, riset ini memberikan kontribusi eksperimental dalam pengembangan metode perbaikan komposit yang lebih efisien dan teroptimasi melalui kombinasi rekayasa laminasi dan penguatan skala nano. Temuan ini berpotensi mendukung efisiensi material, memperpanjang umur layanan struktur, serta mendorong praktik industri yang lebih berkelanjutan melalui pendekatan repair over replace.
Penelitian Dicke Joshua selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya dalam penguatan inovasi industri, peningkatan kualitas pendidikan teknik, dan optimalisasi sumber daya material untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Kontributor: Andhes Puspitalina, S.Hut.
Penyusun: Gusti Purbo Darpitojati, S.I.Kom.
