Fransiskus Tatas Dwi Atmaji, mahasiswa Program Doktor Teknik Industri, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM memaparkan progres penelitian disertasinya dalam kegiatan Seminar Hasil 1 pada Rabu (15/10). Penelitian yang diangkat berfokus pada prediksi kerusakan pillow block bearing UCP 204 yang disebabkan oleh vibrasi akibat bearing-shaft misalignment melalui pendekatan Artificial Intelligence (AI).
Penelitian ini dibimbing oleh Promotor Prof. Ir. Jamasri, Ph.D., IPU., ASEAN Eng., bersama Ko-Promotor Ir. Hari Agung Yuniarto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., serta Dr. I Made Miasa, S.T., M.Sc.. Kegiatan Seminar Hasil 1 turut dihadiri oleh Kaprodi Doktor Teknik Industri Prof. Ir. Nur Aini Masruroh, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.
Dalam paparannya, Tatas menjelaskan bahwa bearing merupakan komponen krusial dalam rotating machinery, sehingga proses condition monitoring seperti vibration monitoring sangat penting untuk mencegah potensi failure mendadak. Salah satu penyebab vibrasi signifikan adalah shaft misalignment, yang berkontribusi terhadap 60–70% kerusakan mesin industri.
Pada penelitian ini, prediksi kerusakan bearing dilakukan menggunakan kombinasi model conventional machine learning seperti Multi-Layer Perceptron (MLP), Random Forest (RF), Decision Tree (DT), k-Nearest Neighbours (KNN), dan Adaptive-Boosting (AdaBoost), serta model deep learning berbasis Long Short-Term Memory (LSTM). Hasil analisis menunjukkan bahwa model LSTM memiliki akurasi prediksi paling tinggi dibandingkan dengan model conventional machine learning, meskipun memerlukan waktu training yang lebih panjang, mencerminkan trade-off antara akurasi dan efisiensi komputasi.
Dataset yang digunakan berasal dari alat simulator bearing-shaft misalignment yang dikembangkan di Laboratorium Dinamika Departemen Teknik Mesin dan Industri UGM. Ke depan, Tatas akan mengembangkan model dual LSTM untuk analisis data berbasis time domain maupun frequency domain sehingga mampu memberikan prediksi yang lebih komprehensif dan presisi.
Kontributor: Sani Wicaksono, S.E., M.M.
Penyusun: Gusti Purbo Darpitojati, S.I.Kom.
