Arsip:

Liputan/Berita

Nickyta Kaji Strategi Micro-Break untuk Mendukung Kesehatan Mental dan Pekerjaan Layak

Mahasiswa Program Magister Teknik Industri UGM, Nickyta Miranda, mengujikan rencana penelitiannya dalam Seminar Proposal tesis yang membahas strategi pemulihan (study recovery strategy) dalam aktivitas kerja dan belajar berbasis komputer guna meningkatkan performa kognitif serta menurunkan beban kerja mental pada lingkungan kerja modern dan pembelajaran digital.

Febbi Teliti Pelapisan Krom untuk Ketahanan Korosi Industri Berkelanjutan

Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin UGM, Febbi Wizaya Saputra, berhasil menyelesaikan ujian tesis yang berfokus pada peningkatan ketahanan komponen industri terhadap lingkungan kerja yang sangat korosif, khususnya pada sistem brine filter yang banyak digunakan di sektor industri proses.

Tesis berjudul “Pengaruh Durasi Pelapisan Terhadap Ketebalan Lapisan Krom Pada Piston Rod Untuk Meningkatkan Ketahanan Korosi di Area Brine Filter” ini diuji pada Jumat (23/01), bertempat di Ruang Sidang A-3, Lantai 1 DTMI, dengan ketua tim penguji Dr.Eng.

Michael Williams Pelupessy Kembangkan Model Optimasi Logistik Sampah Berbasis Simulasi di Kota Ambon

Mahasiswa Program Magister Teknik Industri, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, Michael Williams Pelupessy, melaksanakan Seminar Proposal Tesis pada Jumat (23/01). Penelitian yang diusung menyoroti isu strategis pengelolaan sampah perkotaan di wilayah dengan kondisi geografis menantang sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan.

Dalam seminar tersebut, Michael Williams Pelupessy memaparkan proposal tesis berjudul “Model Optimasi Logistik Sampah pada Topografi Berbukit: Studi Kasus Kota Ambon Menggunakan Integrasi Clustering dan Discrete Event Simulation.” Penelitian ini berangkat dari permasalahan ketidakseimbangan antara timbulan sampah harian Kota Ambon yang mencapai 246,74 ton dengan kapasitas angkut armada yang hanya sebesar 180,5 ton, sehingga menimbulkan defisit layanan pengangkutan sampah sekitar 66,24 ton per hari.

Kondisi tersebut diperparah oleh karakteristik topografi Kota Ambon yang berbukit serta penerapan metode perencanaan logistik yang masih bersifat statis dan belum mempertimbangkan variabilitas waktu tempuh serta kemacetan lalu lintas.