Firdaus Nurrohman, mahasiswa Magister Teknik Mesin UGM, melaksanakan Ujian Proposal pada Jumat (20/02), di Ruang Sidang A-3, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM.
SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
Mahasiswa Program Studi Magister Teknik Industri Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, Nanda Aptana Irsyadul Bahy, mempresentasikan hasil penelitiannya dalam seminar hasil yang diselenggarakan pada Selasa (03/03).
Mahasiswa Program Magister Teknik Mesin, Edi Purnomo, melaksanakan Seminar Hasil pada Jumat (20/02), di Ruang M-9 DTMI UGM. Dalam kesempatan tersebut, Edi mempresentasikan hasil penelitian tugas akhirnya yang berjudul “Karakterisasi, Analisis Komposit dengan Filler Limbah PV/MWCNT serta Prediksi Stress & Displacement Menggunakan ANN Berbasis Optimasi”.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proyeksi peningkatan limbah panel surya secara global.
Mahasiswa Program Magister Teknik Mesin UGM, Dicke Joshua, melaksanakan Seminar Hasil pada Rabu (18/02), di Ruang M-10, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM. Dalam forum tersebut, Dicke memaparkan hasil penelitian tugas akhirnya yang berjudul “Pengaruh Laminasi dalam Proses Perbaikan Komposit dengan Metode Vacuum Assisted Resin Infusion”.
Penelitian ini berfokus pada pengembangan strategi perbaikan material komposit jenis Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) yang banyak digunakan pada aplikasi struktur ringan, seperti industri transportasi, energi, dan manufaktur.
Mahasiswa Magister Teknik Mesin Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, Raihan Habib Saifullah, mempresentasikan proposal tugas akhirnya dalam ujian proposal yang diselenggarakan pada Rabu (18/02), di Ruang Sidang A-3 DTMI.
Mahasiswa internasional Program Magister Teknik Industri UGM, Trevor Masanga, mengujikan proposal tesisnya dalam Seminar Proposal tesis yang mengangkat pengembangan protokol manufaktur gigi tiruan berbasis teknologi additive manufacturing untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan gigi yang presisi dan berkelanjutan.
Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin UGM, Andi Setyawan, telah menuntaskan ujian tesis yang membahas permasalahan abrasi pada komponen kritis pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), khususnya pada Circulating Fluidized Bed (CFB) boiler yang banyak digunakan di sektor ketenagalistrikan nasional.
Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin UGM, Febbi Wizaya Saputra, berhasil menyelesaikan ujian tesis yang berfokus pada peningkatan ketahanan komponen industri terhadap lingkungan kerja yang sangat korosif, khususnya pada sistem brine filter yang banyak digunakan di sektor industri proses.
Tesis berjudul “Pengaruh Durasi Pelapisan Terhadap Ketebalan Lapisan Krom Pada Piston Rod Untuk Meningkatkan Ketahanan Korosi di Area Brine Filter” ini diuji pada Jumat (23/01), bertempat di Ruang Sidang A-3, Lantai 1 DTMI, dengan ketua tim penguji Dr.Eng.
Mahasiswa Program Studi Magister Teknik Mesin UGM, Sunandi Kharisma, melaksanakan ujian Tugas Akhir yang membahas fenomena termohidrodinamika pada sistem sirkulasi alami satu-fase, sebuah mekanisme perpindahan panas pasif yang memiliki peran penting dalam peningkatan keselamatan dan efisiensi sistem energi.
Michael Williams Pelupessy Kembangkan Model Optimasi Logistik Sampah Berbasis Simulasi di Kota Ambon
Mahasiswa Program Magister Teknik Industri, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, Michael Williams Pelupessy, melaksanakan Seminar Proposal Tesis pada Jumat (23/01). Penelitian yang diusung menyoroti isu strategis pengelolaan sampah perkotaan di wilayah dengan kondisi geografis menantang sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dalam seminar tersebut, Michael Williams Pelupessy memaparkan proposal tesis berjudul “Model Optimasi Logistik Sampah pada Topografi Berbukit: Studi Kasus Kota Ambon Menggunakan Integrasi Clustering dan Discrete Event Simulation.” Penelitian ini berangkat dari permasalahan ketidakseimbangan antara timbulan sampah harian Kota Ambon yang mencapai 246,74 ton dengan kapasitas angkut armada yang hanya sebesar 180,5 ton, sehingga menimbulkan defisit layanan pengangkutan sampah sekitar 66,24 ton per hari.
Kondisi tersebut diperparah oleh karakteristik topografi Kota Ambon yang berbukit serta penerapan metode perencanaan logistik yang masih bersifat statis dan belum mempertimbangkan variabilitas waktu tempuh serta kemacetan lalu lintas.
