Guru Besar Fakultas Teknik Prof. Sutrisno Meninggal Dunia

Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Prof. Ir. Sutrisno, MSME, PhD., IPM., ASEAN Eng. dari Departemen Teknik Mesin dan Industri meninggal dunia pada hari Rabu (11/05) di rumah sakit JIH Yogyakarta pada pukul 14.45 pada usia 67 tahun.

Prof. Sutrisno dilahirkan di Yogyakarta pada 08 Agustus 1954. Memulai karir sebagai dosen di Fakultas Teknik sejak 1 Maret 1981, beliau menyelesaikan S1 di Teknik Mesin UGM pada tahun 1980. Pendidikan Master diselesaikan di Universitas Colorado Boulder US tahun 1985. Selanjutnya pendidikan doktor diselesaikan di Universitas Colorado Boulder US pada tahun 1989. Pengabdian selama hampir kurang lebih 40 thn sebagai dosen di lingkungan DTMI dibuktikan dengan berbagai penghargaan, sertifikat, dan piagam yang diraihnya, salah satunya pernah memperoleh penghargaan sebagai dosen teladan pada tahun 1991 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Almarhum meninggalkan seorang istri Dra. Endang Tripurwaningsih dan 6 orang anak. Beliau merupakan salah satu putra terbaik yang memiliki kontribusi yang besar dalam bidang teknik mesin dan komitmen yang sangat besar bagi Fakultas Teknik UGM dan bangsa Indonesia. Pidato Guru Besar Fakultas Teknik UGM pada tahun 2020 disampaikan beliau dalam judul “Prospek Pengembangan Teknologi Pertahanan dan Energi di Indonesia” menjadi salah satu sumbangsih pemikiran almarhum membantu pemerintah dalam memecahkan masalah terkait lapangan pekerjaan, energi dan pertahanan.

Selamat jalan Prof. Sutrisno, terima kasih atas sumbangsih pemikiran yang selama ini tentu akan menjadi peninggalan yang tidak ternilai harganya bagi Fakultas Teknik UGM dan bangsa Indonesia 🇮🇩

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Komentar (1)

  1. Jimmy Holoang 2 tahun lalu

    Turut Berdukacita Cita Yang Mendalam buat almarhum sebagai salah satu dosen yang saya kagumi dalam ilmu aerospace dalam kesabaran dan panutan sebagai tenaga pendidik profesional. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin.