Andi Kaji Abrasi Boiler PLTU untuk Mendukung Energi Andal dan Infrastruktur Berkelanjutan

Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin UGM, Andi Setyawan, telah menuntaskan ujian tesis yang membahas permasalahan abrasi pada komponen kritis pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), khususnya pada Circulating Fluidized Bed (CFB) boiler yang banyak digunakan di sektor ketenagalistrikan nasional. Tesis yang berjudul “Pengaruh Jenis Bed Material Terhadap Laju Abrasi Wall Tube Boiler pada PLTU Circulating Fluidized Bed (CFB)” ini diuji pada Senin (19/01), bertempat di Ruang Sidang B-1, Laboratorium Konversi Energi DTMI, dengan ketua tim penguji Dr. Budi Arifvianto, S.T., M.Biotech., serta melibatkan penguji dari kalangan akademisi dan praktisi energi.

Dalam penelitiannya, Andi menyoroti abrasi pada wall tube boiler sebagai salah satu penyebab utama kebocoran dan penurunan efisiensi operasi pada PLTU CFB, khususnya di lingkungan PT PLN Nusantara Power. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis bed material terhadap laju abrasi (erosion rate) pada wall tube boiler, sehingga dapat diperoleh rekomendasi teknis untuk meningkatkan keandalan dan umur pakai komponen.

Eksperimen dilakukan dengan membandingkan dua jenis bed material, yaitu aluminium oxide (Al₂O₃) dan silika (garnet), melalui metode sandblasting dengan variasi durasi 2 hingga 10 menit, tekanan operasi 5–7 bar, dan sudut nozzle 45°. Sampel uji berupa potongan water wall tube baja SA210 Grade A yang diambil dari PLTU Punagaya.

Pengujian meliputi pengukuran perubahan massa dan ketebalan, uji kekerasan Vickers, analisis microstructure menggunakan mikroskop optik dan SEM-EDX, serta evaluasi kekasaran permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pasir silika menghasilkan laju kehilangan massa dan penurunan ketebalan yang lebih besar dibanding aluminium oxide, yang mengindikasikan tingkat abrasi lebih tinggi. Sebaliknya, aluminium oxide cenderung meningkatkan kekerasan permukaan akibat fenomena work hardening dari tumbukan partikel abrasif.

Secara umum, peningkatan durasi sandblasting berbanding lurus dengan meningkatnya laju abrasi. Analisis mikrostruktur juga menunjukkan terjadinya deformasi plastis dan perubahan butiran material akibat energi tumbukan partikel. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme abrasi pada CFB boiler serta menjadi dasar rekomendasi pemilihan bed material yang tepat untuk memperpanjang umur pakai wall tube dan meningkatkan keandalan operasi pembangkit listrik.

Kontributor: Andhes Puspitalina, S.Hut.
Penyusun: Gusti Purbo Darpitojati, S.I.Kom.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses