Mahasiswa Program Magister Teknik Industri, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, Maria Assumpta Famlaningtyas Putri Pujasiwi, mengkaji upaya peningkatan efisiensi layanan kesehatan melalui analisis sistem rantai pasok darah. Kajian ini dipaparkan dalam kegiatan Seminar Proposal yang diselenggarakan pada Kamis (22/01).
Dalam proposal tesis berjudul “Analisis Sistem Rantai Pasok Darah Berbasis Simulasi untuk Mengurangi Darah Kadaluwarsa”, Maria menyoroti permasalahan meningkatnya kebutuhan darah di Indonesia yang belum sepenuhnya diimbangi dengan pengelolaan persediaan yang optimal. Darah sebagai produk perishable memiliki umur simpan terbatas sehingga berisiko tinggi mengalami kadaluarsa apabila sistem rantai pasok tidak dikelola secara efektif.
Penelitian ini mengambil studi kasus di PMI Sleman, di mana permasalahan darah kadaluarsa masih terjadi akibat fluktuasi jumlah pendonor, variasi permintaan rumah sakit, serta kebijakan persediaan dan distribusi yang belum optimal. Kondisi tersebut berdampak pada pemborosan darah, peningkatan biaya operasional, dan bertambahnya limbah medis.
Untuk memahami permasalahan secara menyeluruh dan dinamis, penelitian ini menggunakan pendekatan System Dynamics. Metode ini dimanfaatkan untuk memodelkan hubungan sebab–akibat antara persediaan darah, permintaan, distribusi, serta umur simpan darah, sekaligus mensimulasikan berbagai skenario kebijakan pengelolaan rantai pasok darah. Melalui simulasi tersebut, penelitian ini diharapkan mampu memberikan rekomendasi kebijakan yang efektif dalam menekan jumlah darah kadaluarsa, meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan, serta mendukung keberlanjutan layanan transfusi darah.
Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi masukan strategis bagi institusi pengelola darah dan pemangku kepentingan layanan kesehatan dalam merancang sistem rantai pasok darah yang lebih adaptif, efisien, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Kontributor: Maryanti, A.Md.
Penyusun: Gusti Purbo Darpitojati, S.I.Kom.
