Dukung Energi Bersih, Moh. Anwar Ujikan Proposal Riset Shot Peening untuk Tingkatkan Keandalan Turbin PLTA

Moh. Anwar Rahman, mahasiswa Program Magister Teknik Mesin, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, mengujikan proposal penelitiannya dengan judul “Pengaruh Durasi Shot Peening terhadap Sifat Mekanis dan Ketahanan Aus Material Stainless Steel 403 Komponen Turbin Air PLTA Bakaru”. Riset Moh. Anwar berfokus pada peningkatan performa komponen turbin air Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bakaru melalui optimasi perlakuan permukaan. Penelitian ini mengkaji pengaruh durasi shot peening terhadap sifat mekanis, ketahanan aus, dan ketahanan korosi material stainless steel 403 yang digunakan sebagai wearing ring turbin. Ujian proposal dilaksanakan pada Selasa (13/01), bertempat di Ruang Sidang A-2, DTMI UGM. Sidang dipimpin oleh Dr.Eng. Ir. Priyo Tri Iswanto, S.T., M.Eng., IPM., dengan tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Kusmono, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., Dr. Eng. Ir. Rachmat A. Sriwijaya, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., dan Dr. Budi Arifvianto, S.T., M.Biotech.

Dalam penelitiannya, Moh. Anwar menyoroti permasalahan keausan wearing ring turbin PLTA Bakaru yang terjadi akibat operasi jangka panjang. Komponen ini memiliki peran vital dalam menjaga efisiensi aliran fluida serta melindungi bagian utama turbin dari kerusakan. Material stainless steel 403 yang digunakan memiliki kekuatan dan kekerasan yang baik, namun masih memerlukan peningkatan ketahanan aus dan korosi agar keandalannya tetap terjaga.

Perlakuan shot peening dilakukan dengan variasi durasi 0 hingga 60 menit pada tekanan konstan 8 bar. Metode eksperimental yang digunakan mencakup uji kekerasan mikro Vickers, uji keausan, uji tarik, analisis komposisi material, pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskop optik, serta uji korosi berbasis metode elektrokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan durasi shot peening mampu meningkatkan kekerasan permukaan dan ketahanan aus akibat terbentuknya deformasi plastis serta tegangan sisa tekan pada lapisan permukaan material.

Namun demikian, penelitian ini juga menegaskan bahwa durasi perlakuan yang terlalu lama berpotensi meningkatkan kekasaran permukaan, yang dapat berdampak negatif terhadap ketahanan korosi. Oleh karena itu, penentuan durasi shot peening yang optimum menjadi kunci dalam meningkatkan performa wearing ring tanpa menurunkan ketahanan korosinya.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi perawatan dan peningkatan umur pakai komponen turbin air, sekaligus mendukung keandalan pembangkit listrik tenaga air sebagai sumber energi terbarukan yang berkelanjutan di Indonesia.

Kontributor: Andhes Puspitalina, S.Hut.
Penyusun: Gusti Purbo Darpitojati, S.I.Kom.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses