Mahasiswa Program Magister Teknik Mesin, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, Septian Surya Dani, melaksanakan Ujian Proposal Tesis pada Senin (12/01) di Ruang Sidang A-3 DTMI UGM. Penelitian Septian yang berjudul “Analisis Kegagalan Pipa Waterwall Tube Boiler PLTU Unit 3 Ditinjau dari Karakteristik Material dan Kondisi Operasional Sistem Boiler” berfokus pada peningkatan keandalan dan keselamatan operasi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang telah beroperasi jangka panjang.
Boiler PLTU Unit 3 yang menjadi objek kajian telah beroperasi lebih dari 38 tahun dan mendekati batas life design pembangkit selama 40 tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, pola operasi start-stop yang intensif serta gangguan pada sisi gas buang, khususnya akibat penurunan kinerja air preheater, menyebabkan terganggunya aliran flue gas. Kondisi ini berdampak pada menurunnya kualitas perpindahan panas dan meningkatkan risiko overheating pada waterwall tube.
Secara visual, kerusakan pipa sering ditandai dengan retak memanjang yang mengindikasikan mekanisme creep dan overheating, meskipun ketebalan dinding pipa masih berada di atas batas minimum yang dipersyaratkan. Untuk mengidentifikasi akar permasalahan tersebut, penelitian ini melakukan analisis komparatif antara pipa bocor dan pipa pembanding melalui serangkaian metode failure analysis berbasis karakterisasi material dan evaluasi kondisi operasi.
Pengujian yang dilakukan meliputi inspeksi visual, pengukuran diameter dan keliling pipa untuk mendeteksi bulging sebagai indikasi deformasi creep, pengukuran ketebalan dinding, uji kekerasan mikro Vickers, metalografi untuk mengamati perubahan mikrostruktur akibat temperatur tinggi, analisis komposisi kimia, uji tarik, serta uji accelerated creep rupture pada berbagai variasi temperatur. Data hasil uji creep kemudian dianalisis menggunakan pendekatan Larson Miller Parameter (LMP) yang dikaitkan dengan perhitungan hoop stress guna memprediksi umur sisa dan mengevaluasi tingkat keamanan operasi pipa boiler.
Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh penyebab dominan kegagalan waterwall tube, model evaluasi umur berbasis LMP, serta rekomendasi teknis berupa batas operasi yang lebih aman dan strategi condition-based maintenance. Hasil penelitian ini diharapkan berkontribusi dalam menurunkan risiko kebocoran berulang, meningkatkan keandalan pembangkit, serta mendukung keberlanjutan infrastruktur energi nasional.
Kontributor: Andhes Puspitalina, S.Hut.
Penyusun: Gusti Purbo Darpitojati, S.I.Kom.
