DTMI UGM Lepas 98 Wisudawan Periode Agustus 2025: Awal Perjalanan Baru di Era Disrupsi

Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM kembali melaksanakan acara Pelepasan Wisudawan untuk periode Agustus 2025 pada Rabu (27/08), bertempat di Ruang Auditorium, Gedung Prof. Roosseno Soerjohadikoesoemo – Smart Green Learning Center (Gedung SGLC), Fakultas Teknik UGM.

Pesan Prof. Budi Hartono: “You are strong because you are imperfect, you are wise because you have doubts” – Clementine Churchill, ‘The Darkest Hour’

Sejumlah 98 orang wisudawan yang terdiri dari 47 orang wisudawan dari Program Studi (Prodi) Teknik Mesin dan 51 orang wisudawan dari Prodi Teknik Industri bersama orang tua masing-masing memadati Gedung SGLC selepas mengikuti upacara wisuda yang dilaksanakan di Grha Sabha Pramana UGM pada pagi hingga siang hari. Memberikan sekaligus melepas wisudawan DTMI, Ketua DTMI, Prof. Budi Hartono menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir, namun justru awal dari perjalanan panjang yang harus ditapaki oleh para wisudawan. ”Kita saat ini memasuki era disrupsi dari berbagai bidang, namun para wisudawan telah memiliki bekal yang cukup untuk, tidak hanya survive, tetapi juga untuk berkembang dan bahkan untuk semakin maju,” tuturnya. Kembali mengingat masa 4 tahun silam, Prof. Budi mengenang bahwa saat itu para wisudawan masih berstatus sebagai mahasiswa baru sebagai wujud dititipkannya mereka ke DTMI untuk dididik, dan Pelepasan Wisudawan menjadi momen bagi DTMI untuk kembali menyerahkan wisudawan kepada orang tua. ”Kami ikut bersyukur dan bahagia atas perjuangan ibu bapak sekalian. Anak-anak bapak ibu saat ini telah menjadi anak yang lebih dewasa, bijaksana, dan semoga semakin sayang kepada orang tua. Kami berterimakasih atas kepercayaan ibu bapak kepada kami dan kami mohon maaf atas kesalahan kami selama kami mendidik anak-anak. Semoga para wisudawan menjadi sarjana yang membanggakan orang tua,” tambahnya.

Secara statistik, wisudawan DTMI dengan predikat pujian atau cum laude ada sebanyak 63 orang, dengan 21 orang dari Prodi Teknik Mesin dan 42 orang dari Prodi Teknik Industri.  Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi Prodi Teknik Mesin diraih oleh Tan Nico Febrian dengan IPK 3,83 dan dari Prodi Teknik Industri diraih oleh Safrilla Putri Agisthania dengan IPK 3,90, menjadikan Safrilla sekaligus sebagai wisudawan terbaik DTMI. Wisudawan dengan masa studi tercepat Prodi Teknik Mesin diraih oleh Nabilla dengan masa studi 3 tahun 9 bulan 10 hari dan Prodi Teknik Industri oleh Safrilla Putri Agisthania, Laurencia Otniel Sukamto, Maura Adelia Arnasati, Mochamad Egidio Pramudya Kafi, Sinta Retnoningrum Pujanarto, dan Audi Ziyad Afkar Muhammad dengan masa studi 3 tahun 9 bulan 10 hari. DTMI juga menyampaikan apresiasi kepada wisudawan termuda, yaitu Gilbert Halomoan Simanjuntak dari Prodi Teknik Mesin dengan tanggal lahir 2 Oktober 2004 dan Safrilla dari Prodi Teknik Industri dengan tanggal lahir 20 April 2004.

Selamat atas pencapaian yang membanggakan ini! Semoga bekal ilmu dan pengalaman selama menjalani perkuliahan di DTMI akan bermanfaat sebagai bekal wisudawan untuk menapaki jalan masing-masing di masa depan. DTMI, BETTER FOREVER!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses