Batik, yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia, merupakan salah satu identitas budaya terpenting bagi Indonesia. Dalam proses pembuatannya, batik tulis melalui serangkaian tahapan yang kompleks.
Di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis, kemampuan perusahaan dalam memahami kebutuhan pelanggan secara cepat dan akurat menjadi faktor penentu keberhasilan. Namun, tantangan muncul ketika ulasan pelanggan daring ditulis dalam bentuk teks pendek, tidak baku, dan kaya konteks bahasa alami yang sulit diolah oleh metode analisis tradisional.
Lingkungan kerja konstruksi dikenal memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja. Suhu yang ekstrem dan perbedaan ketinggian tempat kerja sering kali menjadi faktor yang memengaruhi performa kognitif, keseimbangan postural, serta respon fisiologis pekerja, yang pada akhirnya dapat meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan.
Menjawab tantangan tersebut, Ivo Vincenes Sibarani, mahasiswa Program Magister Teknik Industri, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, mengajukan penelitian yang menggabungkan pendekatan teknologi Virtual Reality (VR) untuk menganalisis pengaruh suhu dan perbedaan ketinggian secara bersamaan terhadap tiga aspek utama: respon fisiologis, performa kognitif, dan keseimbangan postural tubuh melalui seminar proposal pada Selasa (12/08).
Menurut proposal untuk tesisnya yang berjudul “Analisis Pengaruh Suhu dan Perbedaan Ketinggian terhadap Respon Fisiologis, Performa Kognitif dan Keseimbangan Postural Tubuh dalam Simulasi Virtual Reality”, Ivo memaparkan bahwa sebagian besar penelitian terdahulu hanya mengkaji pengaruh suhu atau ketinggian secara terpisah, sehingga belum memberikan gambaran utuh mengenai interaksi kedua faktor tersebut.
Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) kian menjadi sorotan di berbagai sektor, termasuk dalam manajemen proyek.
Dalam Ujian Tesis yang dilaksanakan pada Jumat (08/08) di Ruang Sidang A-3, mahasiswa Program Magister Teknik Industri, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM memaparkan isi tesisnya yang berjudul “Pengembangan Model Matematis untuk Training Center Timetabling Problem: Studi Kasus di Balai Diklat Industri Yogyakarta.” Penelitian ini menjawab tantangan penjadwalan tim kerja yang selama ini masih dilakukan secara manual menggunakan spreadsheet, sehingga memerlukan waktu sekitar lima hari kerja dan kerap menimbulkan bentrok jadwal serta ketidakseimbangan beban kerja antar personil.
Selama ini, proses penyusunan jadwal tim kerja dilakukan menggunakan spreadsheet konvensional.
Bulan Agustus 2025 menjadi pembuka awalan baru bagi para mahasiswa baru di Universitas Gadjah Mada (UGM), termasuk ratusan mahasiswa baru Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI), Fakultas Teknik UGM dalam linimasa perjuangan akademik mereka di pendidikan tinggi.
Inovasi teknologi dalam pengelolaan air bersih kembali mencuat dari dunia akademik. Jecky, mahasiswa Magister Teknik Industri, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil menuntaskan pengerjaan tesisnya dalam ujian tesis pada Kamis (07/08).
Pada Jumat (01/08), Rakan Raihan Ali Mohamad, mahasiswa Program Magister Teknik Industri, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, berhasil menyelesaikan Ujian Tesis yang mengangkat isu terkini dalam pengembangan teknologi logistik, khususnya layanan on-demand food delivery (ODFD).
Pada Jumat (01/08), Nanda Aptana Irsyadul Bahy, mahasiswa Magister Teknik Industri, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, telah sukses melaksanakan Seminar Proposal tesis yang berjudul “Deteksi Kualitas dan Mutu Biji Kopi Hijau Menggunakan Convolutional Neural Network Berdasarkan SNI 01-2907-2008”.
Seminar ini menghadirkan para dosen sebagai penguji, yaitu:
-
Ir.
Pada Selasa (29/07), Fatimah Al Aina, mahasiswa Program Magister Teknik Industri, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, berhasil menyelesaikan Ujian Tesis sebagai bagian dari persyaratan kelulusan.
