
Erlina Sefti Dwi Jayanti, mahasiswa Magister Teknik Industri, Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM, melaksanakan Seminar Hasil 1 MbR dengan topik yang relevan terhadap isu kesehatan kerja di era perubahan iklim ekstrem pada Senin (30/06). Penelitian yang dipresentasikan mengangkat judul “Analisis Hubungan Variabel Penyebab Heat Stress pada Pekerja Oil & Gas”.
Fenomena heat stress atau tekanan panas kerja menjadi isu penting dalam industri oil and gas akibat peningkatan suhu ekstrem yang dipicu oleh perubahan iklim global. Kondisi ini dapat membahayakan kesehatan para pekerja dan menurunkan produktivitas kerja secara signifikan.
Penelitian Erlina menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis jalur (path analysis) yang melibatkan 142 pekerja dari PT Pertamina Hulu Energi Regional 4. Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variabel knowledge (pengetahuan), risk perception (persepsi risiko), dan precautionary behaviour (perilaku pencegahan) dalam menghadapi risiko heat stress.
“Hasil studi menunjukkan bahwa knowledge memiliki pengaruh signifikan terhadap precautionary behaviour, namun tidak berpengaruh langsung terhadap risk perception,” papar Erlina. Temuan ini memberikan wawasan bahwa peningkatan pengetahuan belum tentu mampu mengubah persepsi risiko, tetapi dapat mendorong perubahan perilaku preventif yang lebih baik dalam menghadapi tekanan panas kerja.
Dosen pembimbing dalam seminar ini adalah Dr. Eng. Ir. Titis Wijayanto, S.T., M.Des., IPM., ASEAN Eng., dan Ir. Fitri Trapsilawati, S.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. Adapun penguji seminar adalah Ir. Hilya Mudrika Arini, S.T., M.Sc., M.Phil., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., serta Ir. Yun Prihantina Mulyani, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
Penelitian ini tidak hanya memperkaya literatur akademik terkait keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan industri, tetapi juga mendukung pencapaian beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:
-
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera — melalui peningkatan pemahaman dan pencegahan risiko kesehatan kerja akibat tekanan panas.
-
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi — dengan mendorong praktik kerja yang lebih aman dan produktif di sektor energi.
-
SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim — dengan mengkaji dampak iklim ekstrem terhadap sektor industri dan tenaga kerja.
Kontributor: Maryanti, A.Md.
Penyusun: Gusti Purbo Darpitojati, S.I.Kom.